SIKAP ALLAH TERHADAP MANUSIA
(ROMA 3 : 1 - 8)
PENDAHULUAN.
Untuk menjadi orang yang setia sangatlah sulit dilakukan oleh seseorang karena manusia lebih banyak cenderung mementingkan dirinya sendiri, apalagi dimasa modern sekarang ini.. Untuk menjadi orang yang setia, kita bisa dilakukan dengan ada kemauan serta dibimbing oleh kuasa Roh Kudus karena dengan kuasa Roh Kudus agar kita mendapat kemampuan untuk melakukan kesetiaan kepada manusia dan terhadap Allah... Di dalam kesetiaan ini ada di dalam pribadi Allah.. Allah mempunyai sifat setia kepada umat manusia meskipun umat manusia selalu menyimpang dari perintah Allah sejak manusia telah melanggar perintah di taman Eden (Kejadian 3 : 6) hingga manusia jatuh ke dalam dosa sampai pada keturunannya... Namun Allah Yang Maha Tinggi tetap setia dan Allah berjanji pada umat Manusia akan ada penebus yang akan menanggu dosa manusia (Kejadian 3 : 15)....Selain Allah setia, Ia mempunyai kebenaran sejati yang telah melekat di dalam diriNya... Dengan kebenaran sejatiNya akan bisa mengupas ketidak benaran di alam diri manusia... Dengan ketidak benaran manusia terhadapa Allah maka Allah Adil dengan cara menghakiminya sesuai dengan perbuatannya...
.
TABEL.
No.
|
Ayat Mas
|
Keterangan
|
1.
|
Roma 3 : 1-8
|
Kelebihan orang Yahudi adalah Allah mempercayakan kepada
Bangsa itu untuk mengabarkan Firman Allah namun bangsa itu
tidak setia pada Allah... Tetapi Allah tetap setia pada bangsa ini...
Meskipun Allah setia pada umat manusia tetapi Allah Maha
Adil tetap akan menghukum umat manusia yang telah menyimpang
terhadap pernyataan Allah....
|
ISI.
Bagaiman sikap Allah kepada manusia ???
1. Allah Setia..
.
Allah tidak pernah berubah dari dahulu sampai saat ini yiatu setia pada umat manusia karena kesetiaan Allah pada manusia telah digenapi dengan di salibNya Yesus Kristus guna untuk menebus dosa kita...
2. Allah Benar (Roma 3 : 4)..
.
Kebenaran sejati ada di dalam diri Allah... Kebenaran Allah sangat sempurna dan tidak bisa dipungkiri dengan pemikiran dan hati Umat Manusia... Manusia tidak mempunyai kebenaran karena manusia adalah mahluk lemah dan terbatas terhadap kebenaran itu... Apalagi disaat ini manusia telah jatuh kedalam dosa maka kebenaran yang ada di dalam hati manusia tidak ada hanya sebuah kebenaran yang semu yang berarti kebenaran yang hasil pemikiran terbatas dan banyak kelemahannya... . ....
3. Allah Adil..
.
Meskipun kesetiaan dan kebenaran Allah melakat di dalam diriNya... Sekali - kali Allah tidak membiarkan keadaan dosa... Allah akan menghakimi terhaap dosa karena dosa sangat bertentangan dengan kebenaran... Dengan kebenaranNya Allah akan mengadili terhadap manusia yang berdosa...
Kesimpulan.
Banyak manusia merasakan kesetiaan, adil dan benar di alam dirinya namun didalam diri umat manusia tidak ada... Hanya di dalam diri saja yang ada Kesetiaan, Keadilan dan Kebenaran itu... KeradaanNya telah bisa dirasakan oleh kita didalam kehidupan sehari - hari...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar