BELAJAR KEHENDAK ALLAH
(ROMA 2 : 17 - 29)
Pendahuluan.
Banyak orang bahwa mengetahui dan tata cara kehidupan namun lebih banyak lagi diantara mereka tidak melaksanakan tata cara kehidupan itu di dalam kehidupan sehari - hari. Jika tidak melaksankan tata cara kehidupan ini, maka apa yang kita diketahui hanya sebagai sesuatu lembar - lembaran yang tidak ada artinya... Apalagi bila kita sebagai umat manusia tidak bisa melaksankan kehendak Allah, manusia itu belum dewasa secara rohani melainkan seperti bayi di dalam ronah, dengan sifat itu tidak berguna untuk Allah dan Manusia...
.
Tabel.
N0
|
AYAT MAS
|
KETERANGAN
|
1.
|
Roma 2 : 12 - 28
|
Kita boleh berbangga hati dengan pengetahuan tentang hukum
Taurat yang memberi pengajaran membedakan mana yang baik dan
tidak baik. Dan kita juga bisa mengajarkan kepada orang lain yang
belum tahu tentang kebenaran di dalam kehidupan ini...Untuk
kita setelah mengetahui tentang hukum Taurat ini sebelum kita
mengajarakan kepada oang lain lebih baik kita mengajarkan diri
sendiri dahulu agar supaya orang lain dapat melihat tingkah laku kita
yang sesuai dengan kehendak Allah. Jadi kita bisa mengajarkan
kepada mereka dengan pengalaman kita yang sudah
dialaminya dan dirasakannya. Hingga orang lain bisa melihat dengan
pengajaran yang betul - betul yang sesuai dengan kehendak Allah.
Dan orang lain mau diajarkan yang sesuai dengan kehendak Allah ...
|
2.
|
Roma 2 : 29
|
Jadi orang yang benar sejari adalah hidupnya mengutamakan
kerohanian di dalam hatinya bukan secara badania seperti orang
dianggap suci di dalam agamanya hingga orang lain melihatnya
tetapi Allah tidak menilainya.
|
I Isi.
Langkah apa yang sesuai dengan kehendak Allah serta dampaknya...
1. Mengetahui kehendak Allah (Roma 2 : 18)...
.
Sebagai orang percaya kepada Yesus Kristus yang telah menyelamatkan kehidupan kita ,perlu mengetahui dan belajar tentang kehendak Allah karena ini lebih penting dari pada kita hanya mengetahui secara umum saja tentang kehendak Allah. Dengan kedalamam tentang kehendak Allah kita bisa mengejarkan kepada orang lain. Dan orang lain juga bisa mengetahuinya tentang kehendak Allah itu ...
2. Melakukan kehendak Allah (Mengajarkan diri sendiri) (Roma 2 : 21)...
.
Setelah kita mengetahui kehendak Allah kita juga harus bisa melaksanakan kehendak Allah karena hanya mengetahui saja tanpa melaksankan kehendak Allah. Kita mengajarkan mereka bukan hanya mengetahui saja tanpa memperaktekkan di dalam kehidupan sehari - hari. Berarti sama kita seorang buta mengajarkan orang buta dan ajarannya tidak jelas. Alangkah lebih baiknya bila kita sudah mengetahui tentang kehendak Allah itu lalu kita melaksanakan kehendak Allah dan merasakan kehendak Allah itu maka kita bisa mengjarkan lebih jelas dan aktual dari pengenalan kita didalam kehendak Allah dan mempraktekkannya berdasarkan pengelaman pribadi dengan Allah. ....
3. Kehidupan kita dinilai oleh Allah (Roma 2 : 29)...
.
Banyak orang hanya dengan memperhatikan diluar hati saja hingga ia dapat dinilai oleh orang lain tanpa memikirkan kehenak hati yang tulus di dalam hatinya. Tuhan tidak menilai dan memperhitungkan orang, bila kita orang - orang yang benar - benar merubah hatinya dan berbalik kehendak Allah serta melakukan dengan tulus hatinya maka Allah Yang Adil dan Maha Tinggi pasti memperhatikan, memberkati dan menilai orang tersebut.
Kesimpulan.
Kita harus mengenal dan mengerti kehendak Allah di dalam pengenalan ini kita tidak hanya mengerti saja tetapi betul - betul kita sebagai pelaku Firman Tuhan yang terterah di dalam Alkitab karena Tuhan menilai kita bukan kita mengenal dan mengerti tentang kehendaknya tetapi juga kita harus melaksanakan serta merasakan kehendak Allah. Dengan itu dapat bermanfaat bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Selain itu kita bisa merasakan kehendak Allah, kita pun bisa mengajarkan kepada orang lain untuk lebih mengetahui tentang kehendak Allah...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar