Minggu, 17 September 2017

Renungan 26

Status...
(Yakobus 1:9-11)....
By. Samtriono....

Gejala masyarakat pada masa kini adalah status... Dengan ada status yang lebih baik tentu kita akan dihormati ditengah - tengah masyarakat. Banyak orang mengejar status dengan berbagai cara yaitu dengan bersekolah tinggi sehingga mendapatkan gelar sarjana yang tinggi dan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik serta jabatan yang tinggi pula. Atau juga dengan bekerja keras untuk mengumpulkan kekayaan sebanyak mungkin.. sehinhga dengan kekayaan mendapatkan status yang tinggi. Banyak sekali masyarakat pada saat mengejar statusnya dengan cara melanggar ketentuan dari Allah.

Padahal kita sebagai umat pilihan Allah telah mendapatkan status yang lebih penting dari pada  status karier, kekayaan dan gelar kesarjanaan yang tinggi yakni saksi Tuhan. Status ini kita adalah status pemberian dari Allah ketika kita memilih ikut Tuhan. Status pemberian dari Tuhan adalah status yang bersifat abadi.

Didalam kitab Yakobus 1:9-11 menerangkan bahwa status yang berada didunia ini akan hilang sesuai dengan waktu. Seharusnya kita sebagai orang yang percaya pada Allah bila terjadi perubahan status disertai rasa mengucapkan syukur pada Tuhan dan bertanggung jawab pada Tuhan untuk menjalankan status itu sesuai dengan kehendak Allah. Selain itu kita mempunyai status yang lebih penting dari pada status yang bersifat sementara yakni sebagai saksi Tuhan. Dengan menjadi saksi Tuhan, kita perlunya mengabarkan Injil bagi umat manusia. Agar banyak jiwa - jiwa yang diselamatkan, hingga nama Tuhan dipuji.

---oOo---

Jumat, 15 September 2017

Renungan 25

Hidup bermanfaat.....
(Yesaya 55 : 1 - 7).....
By : Samtriono.....

Banyak orang menjalankan hidup sebagian besar mengunakan Waktu, uang dan tenaga hal yang tidak bermanfaat bagi orang lain dan Tuhan. Sebagai ilustrasi yang sederhana adalah bagaimana kita mengelola uang. Dengan uang kita bisa berbuat sesuatu yang sesuai dengan keinginan diri sendiri. Sedangkan keinginan diri sendiri belum tentu bermanfaat bagi orang lain dan Tuhan. Sebagai contoh dimasa tahun 90an ketika saya masih duduk di bangku SMA ada sejenis lotere bernama PORKAS yaitu semacam pengumpulan dana dibidang olah raga padahal dibalik itu adalah semacam perjudian yang terselubung, secara tidak langsung adalah sebuah lotere. Disaat itu banyak sekali orang membeli lotere itu. Agar supaya mereka mendapatkan hadiah yang besar berupa uang, tetapi didalam kenyataan nya kemungkinan kecil mendapatkannya. Kalau kita hitung dengan benar berapa banyak uang yang dikeluarkan untuk membeli lotere itu sedangkan kita kemungkinan kecil untuk mendapatkan hadiah itu. Seandainya kita mendapatkan hadiah itu namun jumlah uang yang itu lebih kecil dari pada kita membeli lotere secara berturut-turut. Jadi contoh yang diatas kita mengalami kerugian besar dan tidak bermanfaat.

Seandainya kita menggunakan uang dengan benar tentu sangat bermanfaat bagi orang lain. Sebagai contoh ada seorang miliader yang pernah mendapatkan gelar orang yang paling kaya di dunia yaitu Bill Gates. Ia menggunakan uang nya untuk membuat yayasan dibidang pendidikan sehingga dengan adanya yayasan nya maka banyak anak dimanca negara dapat mengikuti pendidikan.. Kita sebagai orang yang dipilih oleh Tuhan seharusnya melakukan lebih dari pada seorang Bill Gates karena kita telah mengetahui tentang kebenaran dari Allah. Sebagai contoh ada beberapa jemaat gereja yang terletak daerah dipelosok yang tidak mampu membangun sebuah gedung gereja untuk prasarana ibadah. Dengan adanya sumbangan dana pembangunan gedung gereja maka banyak manfaatnya yaitu secara tidak langsung kita menjembatani bagi orang yang mau ibadah kepada Tuhan. Selain itu tempat itu juga dapat menampung jiwa - jiwa baru dan jiwa - jiwa itu bertumbuh menjadi manusia yang mempunyai kwalitas rohani kuat. Dengan kwalitas rohani kuat ini akan membawa kedalam kehidupan yang abadi.

Didalam kehidupan ini kita juga memerlukan waktu. Waktu merupakan perjalanan hidup kita selama berada dimuka bumi. Tuhan memberikan waktu kepada kita untuk menjadi saksi Tuhan. Namun manusia telah memilih dosa. Jadi dengan pilihannya maka manusia selalu berpikir dan berkehendak hanya untuk kepentingan diri sendiri. Padahal dengan menggunakan waktu yang benar maka akan bermanfaat bagi orang lain dan juga bagi generasi mendatang. Sebagai contoh seperti para tokoh yang ada di dalam Alkitab yang telah meninggalkan jejaknya agar supaya jejaknya menjadi sebuah teladan bagi kita.

Kita bisa menggunakan kesempatan waktu yang sangat sempit ini untuk mengkabarkan kabar baik ysitu Injil. Dengan mengkabarkan Injil maka banyak orang yang mengenal tentang berkat yang sangat berharga dari Tuhan yaitu keselamatan..

Selain uang dan waktu yang bisa digunakan untuk hidup yang bermanfaat adalah tenaga atau talenta. Dengan tenaga ataupun talenta kita bisa gunakan untuk orang lain dan Tuhan. Sebagai contoh ketika tahun 1999 digereja kami sedang membangun sebuah gedung gereja yang permanen guna untuk prasarana ibadah. Kami mempunyai semangat untuk melayani Tuhan maka kami membantu membangun gedung gereja hingga selesai. Dengan adanya sebuah gedung gereja ini banyak sekali berkat pelayanan yang kami tidak terpikirkan.

Kesimpulannya bila kita hidup bermanfaat bagi orang lain dan Tuhan maka setidaknya kita bisa merubah kehidupan yang lebih baik, meskipun tidak seperti para tokoh dunia yang sebagian besar bisa merubah perabadan manusia yang lebih baik. Apalagi kita yang telah dipilih oleh Tuhan mempunyai misi khusus dari Tuhan yakni menjadi saksi Tuhan. Dengan kehadiran kita maka kabar baik bisa membawa jiwa -, jiwa yang baru. Selain itu kita bisa mengajarkan pada jiwa yang  baru agar bisa bertumbuh dan berbuah mmenjadi berkat bagi semua orang.

---oOo---


Kamis, 26 November 2015

Renungan 24


ROH PENOLONG
(Kisah Para Rasul 1 : 1 - 3)

LATAR BELAKANG

Diwaktu Tuhan kita Yesus Kristus berada didunia ini,,, Ia melayani dan mengajar dengan kuasa Roh Kudus Setelah Yesus terangkat ke sorga maka para murid - murid Tuhan yang sekarang telah menjadi rasul sedang menantikan kedatangan Roh Kudus di Jerusalem... Jadi bagi orang percaya untuk melayani atau mengajarkan tentang keselamatan atau pengabaran Injil harus menggunakan Roh Kudus (Roh Kebenaran)...

ISI

Apa yang dikerjakan oleh Roh Kudus terhadap kita ???

1. Roh Kudus membantu kita untuk melayani...

Didalam pelayanan banyak sekali rintangan - rintang yang kita hadapi, jika kita menggunakan kekuatan dirinya sendiri tidaklah mungkin karena kemampuan didalam diri manusia sangat terbatas.... Hanya dengan kekuatan Allahlah dapat menguatkan kita untuk menjalankan pelayanan ini... Sesuai dengan janji Allah kepada orang percaya akan dikirim Roh Penolong yaitu Roh Kudus... Bila kita telah dibimbing oleh Kuasa Roh Kudus maka kita akan memampuh untuk mengatasinya di dalam pelayanan tersebut...   ...

2. Roh Kudus dapat membimbing kita untuk mengajar...

Untuk mengajar sesuatu kebenaran yang berasal dari Allah,,, banyak sekali hal - hal yang tidak mengerti maksud yang terterah di dalam Alkitab, hanya dengan kekuatan Roh Kudus kita dapat mengerti maksud Firman Allah itu... Dengan kuasa Roh Kudus kita bisa mengajarkan kepada orang lain Roh Hikmat dari Allah hingga kebenaranNya bisa dibuktikan dengan akal manusia ...

KESIMPULAN

Dengan kekuatan Allah kita dapat kekuatan yang tidk terbatas maka kita mempunyai kemampuan untuk melayani serta mengajarkan kehendak Allah meskipun banyak sekali rintangan - rintangan yang kita hadapi...

Senin, 16 November 2015

Renungan 23....


KASIH ALLAH TERHADAP MANUSIA
(I SAMUEL 18 : 1 - 5)

LATAR BELAKANG

Didalam kitab I Samuel 18 : 1 - 5 menceritakan hubungan persahabatan antara Yonatan terhadap Daud... Begitu kasih Yonatan terhadap Daud seperti ia mengasihi diri sendiri dan begitu erat hubungan persahabatan itu... Pada cerita ini digambarkan bagaimana Allah Yang Maha Suci mau memperhatikan dan mengasihi manusia...

ISI

1. Tuhan mengasihi manusia ( I Samuel 18 : 1)...

Setelah manusia jatuh kedalam dosa dan dosa selalu menyelimuti kehidupan manusia dari masa ke masa... Meskipun manusia telah terbelenggu dosa, Tuhan Allah tetap mengasihi manusia maka itu di dua ribu tahun yang lalu Tuhan menjelma menjadi manusia yang bernama Yesus Kristus untuk menebus dosa manusia... Tuhan mengasihi manusia seperti diriNya sendiri... Begitu besar Kasih Allah kepada manusia hingga manusia yang percaya kepada Yesus Kristus dianggap diriNya sendiri... Demikilah manusia yang percaya kepada Yesus Kristus harus mempunyai kasih terhadap manusia yang lain seperti mengasihi dirinya sendiri...

Aplikasi : Pada mulanya Allah mempunyai sifat kasih kepada manusia maka dengan sifat kasih Allah begitu besar kepada manusia,,, Ia rela memberikan diriNya dan menjelma sebagai manusia yaitu Yesus Kristus untuk menebus dosa umat manuisa...

2. Tuhan memberi harapan kepada manusia ( I Samuel 18 : 2)...

Begitu besar kasih Allah kepada manusia hingga Allah memberikan diriNya sendiri untuk menebus dosa manusia... Kasih Allah terhadap manusia, Ia memberi harapan kepada manusia yang percaya kepada Yesus Kristus sebagai Juruslamat pribadi... Yang dimaksud dengan harapan dari Allah adalah harapan hal rohani karena rohani itu lebih penting dari pada hal yang bersifat jasmani... Dengan pertumbuhan rohani dan menjadi dewasa rohani dihadapan Allah maka Allah memberi harapan padanya yaitu kehidupan kekal...

Aplikasi : Tuhan sangat mengasihi manusia,,, Tuhan selalu memberi harapan kepada manusia yang mengalami pergumulan didalam kehidupannya... Dengan ajaibNya Ia memberi jalan dan pengharapan kepada manusia hingga manusia bisa mengatasi masalahnya... 

3. Tuhan selalu menempati janji terhadap manusia yang percaya padaNya  ( I Samuel 18 : 3)...

Dari awal Allah mempunyai sifat yang tidak pernah berubah maka Allah selalu menempati janji kepada manusia... Meskipun hubungan manusia dengan Allah terputus oleh dosa manusia,,, Allah selalu menempati janji kepada manusia untuk menyelamatkan manusia dari belenggu dosa... Dan penyelamatan ini telah digenapi oleh kematian Yesus Kritus dikayu salib dan bangkit hari ketiga... Maka manusia yang percaya kepada Yesus Kristus akan mendapat janji dari Allah...

Aplikasi : Tuhan pasti menempati janji kepada manusia yang selalu bersandar dan berharap kepada Tuhan... Penempatan janjiNya selalu tepat waktunya dan tidak pernah meleset didalam kehidupan kita...

4. Tuhan memberi kuasa ( I Samuel 18 : 4)...

Kasih karunia Allah kepada manusia sangat besar maka Ia memberikan kuasa kepada manusia yang percaya kepada Yesus Kristus... Agar supaya manusia yang percaya Yesus Kristus dapat berkuasa didalam kehidupannya.... Jadi manusia dapat mengatasi pergumulannya didalam maslah kehidupannya tetapi didalam diri manusia juga tetap mengandalkan kekuatan Allah maka manusia secara otomatis diberikan kuasa oleh Allah...

Aplikasi : Tuhan yang penuh kasih karuniaNya pasti akan memberi kuasa kepada orang yang hidupnya tergantung kepada Allah guna untuk mengatasi berbagai macam masalah didalam kehidupan sehari - hari...



5. Manusia yang percaya kepada Allah dapat berkat dariNya ( I Samuel 18 : 5)...

Setiap manusia yang percaya kepada Allah maka ia mendapatkan perhatian dan berkat dari Allah hingga manusia dapat berkat didalam hidupnya yaitu berkat jasmani dan rohani....

Aplikasi : Orang yang percaya, berharap kepada Tuhan hingga Tuhan menaingi kehidupannya dan kehidupannya menjadi berkat bagi orang lain...
  

KESIMPULAN

Llah mengasihi kepada manusia seperti Allah mengasihi diriNya sendiri. Betapa besarNya kasih Allah kepada manusia yang percaya kepada Yesus Kristus maka Ia memberi kuasa, harapan dan memberkatinya...

Minggu, 15 November 2015

Renungan 22


DIDIKAN DAN AJARAN
(Amsal  1 : 8 )

PENDAHULUAN...

Menjadi seorang yang berkualitas adalah orang yang mau meningkatkan intelektual dan rohani karena rohani dan intelektual itu sangat penting bagi manusia didalam kehidupannya... Untuk mendapatkan intelektual itu kita harus belajar yang ada didalam kehidupan keluarga... Dengan belajar di dalam keluarga maka semakin dibentuk kwalitas kehidupan manusia itu .. 

ISI...

BAgiaman anak muda mendapat kwalitas intelektual dan rohani ???

1. Menerima didikan yang benar (Amsal 1 : 8a)...

Untuk meningkatkan kwalitas intelektual adalah bagaimana seorang anak muda yang mau menerima didikan didalam keluarga selain disekolah... Seandainya anak muda tak dapat menerima didikan yang berkwalitas maka akan memperpengaruh dari kwalitas intelektualnya... Kwalitas intelektual akan mempengaruhi pola kehidupannya dalam cara ia berpikir dan mengambil keputusan untuk menghadapi masalah.. 

2. Menerima ajaran yang benar  (Amsal 1 : 8b)...

Selain menerima didikan untuk meningkatkan kwalitas intelektual adalah bagimana caranya kita menignkatkan kwalitas rohani karena kwalitas ini akan mengimbangi pola kehidupan seseorang tanpa mengingkatkan kwalitas rohani maka orang itu hanya mengetahui sifat badani seperti seekor binatang maka ia tidak menjadi manusia seutuhnya.. Dengan adanya menerima ajaran yang benar dan berkwalitas, menjadi manusia berkwalitas rohani... Dengan Kwalitas rohani ini kita sebagai menyadari bahwa kita sebagai manusia adalah ciptaan Allah dan manusia harus beribadah kepada Allah... Dengan meningkatkan kerohanian ini hingga kita mempunyai etika dan moral yang baik didalam kehidupannya... .

KESIMPULAN

Dalam kehidupan manusia yang berkwalitas itu adalah bagaimana manusia dapat mengimbangi antara didikan untuk meningkatkan intelektualnya dan ajarannya yang dapat mengingkatkan kwalitas rohani... Jadi manusia yang berwalitas itu bukan banyak materi yang ia dapat melainkan ia mempunyai kwalitas intelektual dan rohani yang baik... 

Renungan 21...


FIRMAN YANG MENJADI MANUSIA
(Yohanes 1 : 1 - 16)

PENDAHULUAN...

Banyak orang dunia mengira bahwa Yesus ada sejak abad - abad pertama karena mereka tidak percaya bahwa Yesus adalah Tuhan yang telah menjelma menjadi manusia... Sedangkan Yesus telah ada sebelum langit dan bumi diciptakan... Yesus itu adalah Firman Allah yang hidup... 

ISI...

Siapakah Yesus itu ???

1. Yesus adalah Firman Allah yang hidup (Yohanes 1 : 4a)...

Yesus datang kedunia ini memberikan kabar baik kepada orang yang percaya kepadaNya agar supaya orang yang percaya kepadaNya akan diselamatkan oleh Injil karena Injil berasal dari Yesus Kristus...... Bahwa Dialah adalah Firman... 

2. Yesus adalah terang (Yohanes 1 : 4b)...

Didalam Yesus telah menerangi bagi orang percaya yang seharusnya mereka berada didalam kegelapan karena mereka telah berdosa tapi mereka percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan maka kehidupan mereka terang oleh Kuasa Yesus Kristus...

3. Yesus adalah Juruslamat manusia (Yohanes 1 : 14)...

Yesus telah datang kedunia sebagai Jurusslamat bagi orang yang percaya keapadaNya... Hanya melalui Yesus saja kita dapat diselamatkan dari belenggu desa... Yesus Kristus telah mati dikayu salib dan bangkit untuk menebus dosa kita... Dia juga adalah sebuah jalan menuju kebenaran Allah...

KESIMPULAN

Yesus adalah Firman Allah yang hidup, Dia aalah terang dunia dan dialah Juruslamat manusia...

Selasa, 03 November 2015

Renungan 20


RESPON ORANG PERCAYA KEPADA ALLAH
DISAAT MENDERITA
(MAZMUR 126 : 1 -6)

PENDAHULUAN...

Banyak sekali didunia membuat ajaran menurut pola pikir dirinya sendiri namun responnya tidak sesuai dengan kehendak Allah... Kita sebagai orang percaya kepada Kristus sebagai Tuhan pribadi kita untuk meresponi kepada Allah yang telah lebih dahulu berbuat untuk kita yaitu mengasihi, memperhatikan dan menyertai kita.. Di dalam kitab Mazmur 126 : 1 - 6 mengajarkan kepada kita bagaimana kita sebagai yang telah diselamatkan oleh Tuhan untuk merespon kepada Allah dalam pergumulan berat...

ISI...

Bagaimana kita sebagai orang percaya pada Tuhan untuk merespon keadaan kita menderta  ??? ...

1. Orang percaya tetap setia kepada Tuhan (Mazmur 126 : 1)...

Hanya sedikit orang yang bisa melakukan kesetiaan karena menjadi seorang setia itu banyak sekali pantangan didalam hidupnya,,, dengan kekuatan pribadi, saya rasa tidak mungkin karena kemampuan manusia sangat terbatas... Namun bagi orang yang percaya dapat membuatkan hati yang tekad untuk menjadi setia kepada Allah atau sesama sertai oleh kuasa Roh Kudus yang menguatkan kesetiaan itu ...

2. Orang percaya penuh harapan kepada Allah (Mazmur 126 : 4)...

Dasar kehidupan orang percaya adalah iman bukan kekuatan dirinya atau berlimpahan materi sebab apa yang ada dimata kita akan hilang sesuai dengan waktunya.. Kalau kita berdasarkan Iman maka kita juga berharap kepada Allah... Allah adalah sumber segala kehidupan orang percaya...

3. Orang percaya berkerja keras (Mazmur 126 : 5)...

Apapun yang meninginkan sesuatu materi atau karier didalam dunia ini kita sebagai manusia harus berkerja keras tanpa ada bekerja keras tidak mungkin tercapai keinginan itu... Yang dimasalahkan adalah keinginaan itu apa bisa menjadi berkat bagi kita atau sesama tidak... Bila menjadi berkat bagi kita atau sesama maka hasil dari bekerja keras itu merupakan kehendak Allah...

KESIMPULAN...

Didalam kehidupan umat manusia pasti mengalami penderitaan namun didalam penderitaan itu bagaimana kita harus menghadapinya ??? 1. Kita sebagai orang percaya harus setia kepada Allah karena Allah terlebih dahulu setia kepada kita dengan menebuskan dosa kita... 2. Orang percaya penuh dengan harapan karena dengan harapan maka hati dan pikiran tetap bertuju sepenuhnya kepada Allah.... 3. Orang pecaya harus bekerja keras agar supaya mencapai tujuan yag sesuai dengan kehendak Allah...